SITUS BERITA TERBARU

[Koruptor Fights Back] Fahri Hamzah dan Nasir Jamil ke Komisi III DPR

Wednesday, May 22, 2013
Jakarta - Fraksi PKS DPR mengembalikan Fahri Hamzah dan Nasir Jamil ke Komisi III. Salah satu alasan kedua eks Wakil Ketua Komisi III itu dikembalikan ke komisi asalnya. Mereka disebut tahu seluk beluk Komisi III.

"Paling mendasar memang itu , kita membutuhkan teman-teman yang memahami di sana," kata Sekretaris Fraksi PKS, Abdul Hakim, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (22/5/2013).

Dengan masuknya Fahri Hamzah dan Nasir Jamil, ada enam anggota Fraksi PKS di Komisi III DPR. Selain kedua nama yang baru kembali, ada Al Muzammil Yusuf (Wakil ketua), Aboe Bakar Al Habsyi, Bukhori Yusuf, dan Adang Daradjatun.

Abdul mengatakan keenam anggota FPKS diharapkan dapat mengawal upaya penegakan hukum di Indonesia menjadi lebih baik. "Tujuan yang lebih besar yaitu proses tidak tebang pilih dan bertanggung jawab," ujarnya.

Selain itu, FPKS juga berharap keenam anggotanya di Komisi III dapat membantu penyelesaian beberapa UU krusial yang sedang dibahas.

"Di Komisi III itu ada beberapa UU yang sedang dibahas yang membutuhkan perhatian dan materinya cukup berat seperti UU KUHP, UU Kejaksaan," ujar pria yang juga digeser dari Komisi IV ke Komisi V DPR ini.


(trq/ndr)

sumber

Mau Mewacanakan Pembubaran KPK Lagi Pak Ya????[imagetag]
Rakyat lebih tahu siapa yang berhak dibubarkan[imagetag]
Sarjana Ekonomi di Komisi Hukum???
KPK Bekerja dibawah naungan UU KPK Sendiri aja beliau "yang terhormat" ini tidak tau (yang kayak gini dibilang paham hukum[imagetag])
Awas bahaya laten koruptor

Warning, KPK akan dijegal lagi, Kawal UU KPK, jangan sampai dirubah lagi, mari seluruh rakyat bersatu melawan korupsi

Nyolong Tikar Di Pos Ronda,Riyadi Babak-belur DiHajar Massa

[imagetag]

WONOSARI-Nasib nahas dialami Riyadi, 27, warga Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari, Selasa (21/5) malam. Akibat perbuatannya mencuri tikar di sebuah pos ronda di Dusun Purwosari, Baleharjo, tubuh Riyadi babak belur setelah dihajar massa.

Salah satu saksi mata, Adhitya Putratama mengatakan, peristiwa pencurian itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu beberapa warga Purwosari hendak jaga malam di Pos Ronda.

Namun saat sampai di pos tersebut, mereka mendapati tikar yang biasa digunakan tidak ada. Kemudian diperoleh informasi bahwa tikar dibawa Riyadi.

�Warga mencari Riyadi sampai ke terminal lama Baleharjo,� katanya, Rabu (22/5/2013).

Ternyata, Riyadi bersembunyi di salah satu ruko bekas agen tiket bus. Karena pintu ruko terkunci, warga pun mendobraknya menggunakan linggis. Namun, warga mendapati di dalam ruko ternyata tidak hanya tikar, melainkan perabotan dapur yang diduga barang curian.

Warga yang geram sempat meluapkan emosinya ke arah Riyadi karena warga menduga Riyadi tidak hanya satu kali saja mencuri.

�Hanya untuk memberikan pelajaran saja supaya kapok,� ujar Adhitya.

Puas meluapkan emosinya, warga pun menyerahkan Riyadi ke petugas. Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Suhadi mengatakan, Riyadi tidak diproses melainkan hanya diwajibkan apel.

�Semalam juga sudah kita lepas lagi, hanya wajib apel saja,� tegasnya

sumber

malang benar si riyadi[imagetag]

Ahok akan cabut SK kepemilikan lahan Jakpro di Waduk Pluit

Pemprov DKI segera mengambil alih kepemilikan lahan di kawasan Waduk Pluit yang sebelumnya dikelola oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Saat ini, pengambilalihan tersebut masih dalam proses pencabutan hak milik lahan.


Untuk diketahui, Jakpro menguasai lahan yang cukup luas sekitar 20-23 hektar. Dengan nilai jual tanah mencapai Rp 20 miliar.


"Itu kan memang Pemprov yang kasih ke mereka, ada SK nya," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota, Rabu (22/5).


Ahok mengatakan sebelumnya Pemprov DKI memang memberikan lahan tersebut untuk dikelola oleh Jakarta Propertindo. Kemudian, Jakpro memanfaatkan kewenangannya tersebut dengan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan swasta, termasuk bekerja sama dengan pengusaha alat berat di Waduk Pluit, Teddy Budiman Wong.


Sedangkan saat pengalihan lahan ke Jakpro, hampir seluruh lahan di DKI belum diatur dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Sehingga peruntukkannya tidak jelas.


"Kita sudah ambil alih itu. Kita akan ambil lahan mereka. Makanya sekarang kita tegaskan, JakPro ini kita mau cabut suratnya. Kita udah ambil. Udah bikin surat. Maka dari itu kita ambil alih, nanti kepemilikan Pemprov," jelasnya.

sumber
http://m.merdeka.com/jakarta/ahok-ak...duk-pluit.html



jakpro,tedy ama budi kalo di gabungin brapa M tu

Ahok: Kita tutup titip-titipan jabatan

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan, tidak ada lagi jual beli jabatan dan titipan jabatan dari partai di Pemprov DKI. Untuk, itu setiap kepala dinas, camat, lurah dan pejabat pemprov dapat bekerja dengan profesional.


"Kita tutup titip titipan. Enggak ada perantara jabatan apa lagi partai. Kita transparan dan profesional. Semua terukur. Bapak dan ibu jangan takut," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat memberikan sambutan pada acara penandatanganan dokumen Kepala SKPD di Balai Agung, Rabu (22/5).


Mantan Bupati Belitung Timur memastikan dirinya dan Jokowi tidak akan membawa orang dekat atau orang partai ke Pemprov DKI. Walaupun selama ini, dia tidak memungkiri banyak orang dan partai mendekati untuk meminta jabatan tertentu.


"Jangan takut kita enggak akan lakukan itu. Saya dan Pak Jokowi tolak. Kalau mau, ya ikut tes. Biar jelas kompetensi," katanya.


Ahok mengingatkan, saat ini waktu sudah berubah. Titip-titipan dan keterlibatan orang partai dalam jabatan justru menimbulkan banyak masalah.


"Yang dititip-titip, yang minta dukungan partai, mereka enggak percaya diri sama kemampuan mereka. Kalau mereka percaya diri, ya ikut tes dong. Baru jadi pejabat," tandasnya.


Untuk diketahui, salah satu tim sukses Ahok bernama Riva memiliki jabatan di Jakarta Tourisindo dan penasehatnya Trisbiantara menjabat sebagai salah satu komisaris PT MRT Jakarta. Namun Ahok pernah menegaskan, kedua orang itu memiliki kompetensi di bidangnya.

sumber
http://m.merdeka.com/jakarta/ahok-ki...n-jabatan.html

nah ini baru mantap.[imagetag]

Pemkot Bandung Pantas Digugat!

Bandung, (PRFM) - Berdasarkan hasil evaluasinya, Walhi Jabar dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandung menyatakan bahwa Pemerintah Kota Bandung pantas digugat atas kebijakannya terhadap IMB di Baksil yang diberikan kepada PT EGI.


Menurut Wahyu Widianto dari Walhi Jabar, gugatan yang disetujui untuk Pemkot Bandung terdiri atas dua: kelalaian menjaga ruang terbuka hijau (RTH).dan mengubah fungsi baksil dari yang sebenarnya.


"Pemkot gagal, menurut Dinas Pertamanan, RTH Bandung di Baksil saat ini tinggal tujuh persen. Mereka (pemkot) mengurangi dan menyalahi fungsi lebak siliwangi yang idealnya tidak untuk komersil tapi untuk budibdaya," ujar Wahyu.


Dasar gugatannya, pemkot telah melanggar beberapa peraturan: UU No 26 Tahun 2007 dan PP No 15 tahun tentang tata ruang, UU No 32 tahun 2009 dan PP No 27 tahun 2012 tentang perlindungan lingkungan, PP No 63 tahun 2002 tentang hutan kota, serta Perda No 18 tahun 2011 tentang Baksil sebagai kawasan strategis kota.


Wahyu menegaskan, Pemkot Bandung telah melakukan pembodohan. "Katanya menjaga RTH, tapi mengeluarkan IMB untuk PT EGI," ujarnya. (AFIF)

sumber: http://prfmnews.com/?cmd=info&tm...kel&scat=4

Sering bersikap keras, Ahok minta maaf kepada kepala dinas

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengakui gaya kepemimpinannya memang frontal dan keras. Ahok pun menyampaikan permintaan maaf saat memberikan sambutan penandatanganan dokumen Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).


"Maaf kita kurang harmonis selama tujuh bulan. Saya yakin banyak yang syok dengan gaya saya. Enggak apa, kita bangun komunikasi lebih baik," ujar Ahok di Balai kota Jakarta, Rabu (22/5).


Dia mengatakan, semua jajaran SKPD harus bergerak cepat dan keras untuk melakukan perubahan budaya kerja. Ahok ingin kinerja jajaran di pemprov harus seperti swasta.


"Banyak SKPD yang tidak mengerti. Ini yang harus dipercepat. Otak itu isinya jangan uang melulu. Uang itu mengikuti kinerja," katanya.


Mantan Bupati Belitung Timur ini melihat para pejabat terjebak kepentingan dan keuntungan pribadi dan golongannya. "Sekarang kita harus pikirin bagaimana menuhin otak, perut dan dompet warga. Bukan mikirin yang besar tapi mengabaikan yang kecil-kecil," ucapnya.


Ahok mengatakan terpaksa bersikap keras. Sebab, sikap keras tersebut dilakukan sebagai cambuk orangtua untuk anaknya.


"Saya ini seperti orangtua, nyambuk anaknya buat diobatin. Biar si anak jadi lebih baik. Saya enggak nyambuk buat matiin orang. Saya harap ini juga bisa dilakukan di semua SKPD," terangnya.


Atas sikapnya selama ini yang menimbulkan banyak benturan, Ahok meminta maaf. "Saya minta maaf. Mari kita kompetisi bangun DKI. Terima kasih untuk kerjasama. Kami sangat senang dan bangga dengan kompetisi. Banyak benturan. Sakit harus disembuhkan menuju Jakarta baru," tandasnya.

sumber
http://m.merdeka.com/jakarta/sering-...ala-dinas.html

minta maapnya pak ahok tetep pedes.otak itu jangan isinya uang mulu [imagetag]

Ternyata Begini Proses Penyelamatan dan Lokasi LONGSOR di GOA FREEPORT [PICS]

[imagetag]


Tim penyelamat terus berusaha mengeluarkan para korban runtuhnya kelas pelatihan bawah tanah runtuh di Big Gossan di kompleks Grasberg di Provinsi Papua Barat. Para pekerja dan tim penyelamat sedang berdoa untuk para korban di lokasi runtuhnya kelas pelatihan bawah tanah di Big Gossan di kompleks Grasberg di Provinsi Papua Barat.
[imagetag]
Para pekerja sedang berkerumun di dekat ambulan yang digunakan untuk membawa korban runtuhnya kelas pelatihan bawah tanah di Big Gossan di kompleks Grasberg di Provinsi Papua Barat. Tim penyelamat juga menggunakan alat berat untuk membongkar reruntuhan dan mencegah terjadinya runtuh susulan. (SUMBER: PT Freeport Indonesia/Handout via Reuters) Foto-foto Penyelematannya Lainnya

Pictures 3

Pictures 2

Pictures 3

Andi news online

Hanya gosip

Blog Archive