SITUS BERITA TERBARU

Telah Tewas Khadafi

Thursday, October 20, 2011
[imagetag]
Moussa Ibrahim, juru bicara pemimpin terguling Libia Muammar Khadafi, mengatakan pada Kamis (22/9), serangan udara Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan gempuran di Sirte oleh pasukan pemerintah sementara atau NTC pada Rabu dan Kamis telah menewaskan 151 orang.

Ibrahim dalam pembicaraan melalui telepon satelit dengan Reuters di Tunis, Tunisia, juga mengatakan rumah sakit penting kota itu telah kehabisan pasokan medis dan listrik. Hanya saja, pernyataannya itu tidak dapat dibuktikan dengan segera. Ini lantaran Sirte, kampung halaman Khadafi, sebagian besar terputus dari komunikasi dan dikepung di tiga front oleh pasukan Dewan Transisi Nasional (NTC).

Seorang pejabat NATO mengatakan, mereka telah menyerang Sirte pada 48 jam terakhir, tapi bahwa sasaran yang paling penting adalah pusat komando Khadafi. "Kompleks itu adalah sasaran militer nyata sejak pasukan (Khadafi) menggunakannya untuk mengoordinasikan dan mendukung operasi terhadap warga sipil," kata pejabat tersebut.

Pada waktu serangan itu, imbuh pejabat tersebut, NATO tidak memiliki indikasi ada warga sipil di tempat itu. Dengan demikian, pernyataan Ibrahim mengenai kematian warga sipil itu belum dibuktikan kebenarannya.

"Antara kemarin dan hari ini, 151 warga sipil tewas di rumah mereka saat roket Grad dan ledakan lainnya jatuh ke kepala mereka," kata Ibrahim, seraya menambahkan: "Rumah sakit kota itu telah menghentikan yang masih berfungsi semuanya semalam. Sejumlah pasien meninggal dengan sederhana sementara tidak ada yang dapat dilakukan untuk membantu mereka."

Seorang tokoh yang terkenal di Tripoli saat Khadafi berkuasa, Ibrahil berbicara pada Kamis dari sebuah tempat yang tak diungkapkan. Ia membuat pernyataan yang sama pekan lalu, yakni menyebut serangan NATO di Sirte telah menghantam sebuah bangunan tempat tinggal dan sebuah hotel, sehingga menewaskan 354 orang.

Seorang juru bicara pada waktu itu mengatakan NATO mengetahui tuduhan itu. tapi bahwa pernyataan seperti itu sering tak terbukti. Sirte adalah satu dari hanya dua kota besar yang masih di bawah kendali pasukan pro-Khadafi setelah NTC mengambil alih sebagian besar dari kubu pertahanan lainnya, Sabha, Rabu silam.

Di lain pihak, NATO mengatakan serangan udaranya di Libia sejak Maret lalu tidak membunuh sejumlah besar warga sipil.

enggaengga 20 Oct, 2011

SHARE THIS POST:
FB Share Twitter Share

0 comments:

Andi news online

Hanya gosip

Blog Archive